semakin kemari, semakin sadar bahwa waktu itu akan segera habis. tidak ada penggantinya. tapi kita tetap tak beranjak pada jalur yg lebih baik dan semestinya.
herannya, aku pun demikian.
statis menunggu habis waktu.
??.....
sedikit lagi saja.
sesaat lagi saja.
aku di sini.
biarkan, nanti... tidak lg.
150413
Pagi, Merah..
Belakangan aku semakin takut mengganggu harimu.
Sejak kau bergabung dengan wanita itu aku sudah takut.
Takut bahwa aku cepat atau lambat tergeser dari tempatku.
*
Nyatanya meski tak tergeser, aku yang perlahan
beranjak dari tempatku di sekitarmu.
Secara nyata aku tak akan ada.
Meski dalam imaji aku masih terus memperhatikanmu
diam-diam.
Kau sadar tidak?
170413
Sore, Merah..
Potret-potret yg kau kirimkan dua hari yg lalu agak membuatku senang.
Setidaknya aku ternyata masih kau anggap ada.
Luar biasa.
Cara berbagimu yg begitu menghormati,
itu yg membuatku merelakan aku diperlakukan seperti ini olehmu.
*
Apa kau tah, hanya dengan kau bertanya,
itu menjawab rinduku sudah.
R. J.
180413
Merah..
Semakin kumereka apa yg kurasa
antara kita dengan kata
Aku seperti menghadapi tembok untuk bicara
Semua kata terbalik pada wajah dan rupa
Tidak padamu
*
Kau tak ada
Semakin terbesarkan tanda tanya
Aku ini siapa, merah?
Tidak.
Lebih tepatnya, aku ini apa?
R. J.
190413
Selamat pagi merah.
Pagi ini langit terlihat cerah.
Semoga harimu juga.
Pun begitu dengan hariku.
:)
R. J.
220413
Sore, Merah..
Seharian ini mendung. Bagaiamana ujianmu?
Apa kau berhasil menakhlukan soal-soal itu?
Aku selalu yakin kau bisa.
Kau itu cerdas.
\(^_^)/ Semangat..
R. J.
300413
Dear Merah..
Pesanmu masih belum kubalas. Entahlah.
Tapi jujur, aku malas untuk membalasnya.
Rasanya aku (makin) seperti hanya ada jika kau butuhkan saja.
Aku jahat?
R. J.
Pagi, Merah..
Belakangan aku semakin takut mengganggu harimu.
Sejak kau bergabung dengan wanita itu aku sudah takut.
Takut bahwa aku cepat atau lambat tergeser dari tempatku.
*
Nyatanya meski tak tergeser, aku yang perlahan
beranjak dari tempatku di sekitarmu.
Secara nyata aku tak akan ada.
Meski dalam imaji aku masih terus memperhatikanmu
diam-diam.
Kau sadar tidak?
170413
Sore, Merah..
Potret-potret yg kau kirimkan dua hari yg lalu agak membuatku senang.
Setidaknya aku ternyata masih kau anggap ada.
Luar biasa.
Cara berbagimu yg begitu menghormati,
itu yg membuatku merelakan aku diperlakukan seperti ini olehmu.
*
Apa kau tah, hanya dengan kau bertanya,
itu menjawab rinduku sudah.
R. J.
180413
Merah..
Semakin kumereka apa yg kurasa
antara kita dengan kata
Aku seperti menghadapi tembok untuk bicara
Semua kata terbalik pada wajah dan rupa
Tidak padamu
*
Kau tak ada
Semakin terbesarkan tanda tanya
Aku ini siapa, merah?
Tidak.
Lebih tepatnya, aku ini apa?
R. J.
190413
Selamat pagi merah.
Pagi ini langit terlihat cerah.
Semoga harimu juga.
Pun begitu dengan hariku.
:)
R. J.
220413
Sore, Merah..
Seharian ini mendung. Bagaiamana ujianmu?
Apa kau berhasil menakhlukan soal-soal itu?
Aku selalu yakin kau bisa.
Kau itu cerdas.
\(^_^)/ Semangat..
R. J.
300413
Dear Merah..
Pesanmu masih belum kubalas. Entahlah.
Tapi jujur, aku malas untuk membalasnya.
Rasanya aku (makin) seperti hanya ada jika kau butuhkan saja.
Aku jahat?
R. J.
gelap itu membuat kita rindu cahaya
menyatakan rasa dalam gelap tak terkira
tak ada lagi cara untuk salin melihat dan bersitatap
tapi kita masih bisa saling mendengar
meski tak ada rupa
tapi kau tetap bisa rasa kan?
dan percaya..
cahaya itu barang mahal
#sekarang aku masih bisa melihat
menyatakan rasa dalam gelap tak terkira
tak ada lagi cara untuk salin melihat dan bersitatap
tapi kita masih bisa saling mendengar
meski tak ada rupa
tapi kau tetap bisa rasa kan?
dan percaya..
cahaya itu barang mahal
#sekarang aku masih bisa melihat